SUATU SISTEM
A. Kurikulum
Nana
Sudjana Tahun (2005: 3) Kurikulum
merupakan niat dan harapan yang dituangkan kedalam bentuk rencana maupun
program pendidikan yang dilaksanakan oleh para pendidik di sekolah. Kurikulum
sebagai niat & rencana, sedangkan pelaksaannya adalah proses belajar
mengajar. Yang terlibat didalam proses tersebut yaitu pendidik dan peserta
didik.
Dalam banyak Literatur Kurikulum
dapat dikatakan sebagai jantung pendidikan, artinya dalam setiap
penyelenggaraan pembelajaran di sekolah harus berpedoman kepada kurikulum,
karena dalam kurikulum memuat rencana, tujuan dan cara yang dapat dijadikan
pedoman dalam satuan pendidikan tertentu guna untuk mencapai tujuan pendidikan.
Mengingat pentingnya kurikulum
dalam pendidikan, maka penyusunan kurikulum tidak dapat dilakukan secara
sembarangan. Penyusunan kurikulum membutuhkan landasan-landasan yang kuat, yang
didasarkan pada hasil-hasil pemikiran dan penelitian yang mendalam.
B. Kurikulum sebagai suatu system
Indrajit (2001:2), Sistem adalah kumpulan-kumpulan dari
komponen-komponen yang memiliki unsur keterkaitan antara satu dengan lainnya. Mengapa
kurikulum dapat dikatakan sebagai suatu sistem?
Karna kurikulum memiliki tujuan yang satu dan memiliki komponen-komponen yang
saling berkaitan satu dengan yang lainnya seperti sistem. Sistem adalah suatu
kesatuan sejumlah elemen (objek, manusia, kegiatan, informasi, dsb) yang
terkait dalam proses atau struktur dan dianggap berfungsi sebagai satu kesatuan
organisasi dalam mencapai satu tujuan.
C. Komponen Kurikulum
Kurikulum dipandang sebagai sistem
maksudnya kurikulum itu dipandang memiliki sejumlah komponen-komponen yang saling
berhubungan, sebagai kesatuan yang bulat untuk mencapai tujuan. Adapun komponen-komponen pengembangan kurikulum yaitu:
1. Komponen
Tujuan
Tujuan sebuah kurikulum pada dasarnya merupakan tujuan dari
setiap program pendidikan yang akan diberikan kepada peserta didiknya. Dalam
perspektif pendidikan nasional, tujuan pendidikan nasional dapat dilihat secara
jelas dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistrm Pendidikan
Nasional, bahwa : " Pendidikan nasional berfungsi mengembangkan kemampuan
dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka
mencerdaskan kehidupan bangsa, bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta
didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha
Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi
warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab".
2. Komponen
Materi
Kurikulum berisikan program yang harus dilakukan oleh
pendidik dan memuat materi-materi yang harus dicapai oleh peserta didik dalam rangka
mencapai tujuan. Isi kurikulum meliputi jenis-jenis bidang studi yang
diajarkan dan isi program masing-masing bidang studi tersebut. Bidang-bidang
studi tersebut disesuaikan dengan jenis, jenjang maupun jalur pendidikan yang
ada.
3. Komponen
Strategi
Strategi dapat dikatakan sebagai pendekatan dan metode serta
peralatan mengajar yang digunakan dalam pengajaran. Tetapi pada hakikatnya
strategi pengajaran tidak hanya terbatas pada hal itu saja. Strategi
pelaksanaan kurikulum berhubungan dengan bagaimana kurikulum itu dilaksanakan
disekolah. Untuk mencapai peserta didik yang kritis, kreatif, kolaboratif dan
Comunication maka peran pendidik sebagai fasilitator haruslah memberikan ruang
yang sebesar-besarnya kepada peserta didik untuk belajar dengan kondisi yang
menyenangkan dan mampu berkreatif dan berinovasi dalam setiap pembelajaran yang
dilakukan. Komponen strategi pelaksanaan kurikulum meliputi pengajaran,
penilaian, bimbingan dan penyuluhan dan pengaturan kegiatan sekolah.
4. Komponen
Evaluasi kurikulum
Fungsi evaluasi kurikulum untuk melihat efektifitas
pencapaian tujuan. Dalam konteks kurikulum evaluasi dapat berfungsi untuk
mengetahui apakah tujuan yang telah ditetapkan telah terealisasi dengan optimal
atau belum, juga digunakan sebagai umpan balik dalam perbaikan strategi yang
ditetapkan. Evaluasi merupakan salah satu komponen kurikulum, dengan evaluasi
dapat diperoleh informasi yang akurat tentang penyelenggaraan pembelajaran, Tingkat
keberhasilah siswa, guru dan proses pembelajaran itu sendiri.
Berdasarkan hasil
evaluasi dapat dibuat untuk mengambil keputusan dalam pembelajaran,
mendeteksi dan mencari solusi dalam memecahkan kesulitan dan upaya bimbingan
yang diperlukan. Di samping itu
penilaian terhadap kurikulum dimaksudkan juga sebagai feedback terhadap tujuan,
materi, metode dan sarana dalam rangka membina dan memperkembangkan kurikulum
lebih lanjut.
D. Kesimpulan
Dengan
demikian, kurikulum sebagai suatu sistem merupakan satu kesatuan yang utuh,
dengan bagian-bagiannya yang bersinergi satu sama lain. Oleh karena itu
kurikulum dapat diartikan sebagai satu kesatuan utuh yang didalamnya terdiri
dari komponen yang saling terkait. Keterkaitan komponen tersebut sangat
mendukung proses kerjanya kurikulum sebagai sebuah sistem.
DAFTAR PUSTAKA
Depdiknas.2003.
Undang-undang RI Nomor 20 Tahun 2003, tentang
Sistem
Pendidikan Nasional
Indrajit,
2001. Analisis dan Perancangan Sistem
Berorientasi Objek. Bandung:
Informatika
Nana
Sudjana, 2005. Pembinaan dan Pengembangan
Kurikulum di sekolah
Bandung:
Sinar Baru Algensido
Sistem merupakan suatu gabungan dari komponen dan elemen yang memiliki keterkaitan satu sama lain yang tidak dapat dipisahkan untuk menghasilkan tujuan atau sasaran yang sama.
BalasHapusIya, semua komponen harus saling keterkaitan dan selaras dalam mencapai tujuan yang sama
HapusBerarti Kurikulum itu adalah merupakan satu kesatuan yang utuh dan saling berhubungan satu bagian dengan bagian lainnya
BalasHapusBenar, komponen dalam kurikulum harus berkaitan dan mendukung sehingga tujuan pendidikan yg terencana dalam suatu kurikulum dapat terealisasi dengan optimal
HapusIya bu sebab 4komponen kurikulm tdaklh bsa d pisah-pisahkan antara satu dg yg lainnya.
BalasHapusKe 4 komponen itu saling keterkaitan yg membuat kurikulum menjadi satu kesatuan yg utuh
HapusBenar bu. Karena Kurikulum itu Jembatan bagi Para Guru dalam pencapaian Kompetensi
BalasHapusDengan demikian guru harus memahami fungsi kurikulum sebagai rencana yg memuat 4 komponen dalam pencapaian kompetensi dan tujuan pendidikan
HapusBenar bu. Karena Kurikulum itu Jembatan bagi Para Guru dalam pencapaian Kompetensi
BalasHapusMantap Ibu
BalasHapusMantap Ibu
BalasHapusTerimakasih pak. Semoga bermanfaat
HapusBenar karena Kurikulum itu Jembatan dalam memberikan gambaran kepada Para guru tentang sebuah Sistem yang akan menuju kepada pencapaian Kompetensi
BalasHapusBenar karena Kurikulum itu Jembatan dalam memberikan gambaran kepada Para guru tentang sebuah Sistem yang akan menuju kepada pencapaian Kompetensi
BalasHapusKurikulum memunculkan terjadinya keragaman dalam mengorganisasikan kurikulum tsb
BalasHapusBenar sekali, kurikulum dapat diartikan sebagai satu kesatuan utuh yang didalamnya terdiri dari komponen yang saling terkait. Keterkaitan komponen tersebut sangat mendukung proses kerjanya kurikulum maka dari itu komponen juga sangat penting dalam proses kegiatan 😊
BalasHapusTerus berinovasi,, agar kurikulum trs berkembang,,,
BalasHapusOk..marilah kita menjadi pendidik yg mampu menciptakan inovasi di setiap penyelenggaraan pembelajaran agar kurikulum dapat berkembang
HapusTerus berinovasi,, agar kurikulum trs berkembang,,,
BalasHapusIya untuk menciptakan generasi emas 2045 yg kreatif, inovatif dan berkarakter optimal maka pengajar nya juga harus lebih mampu melakukan inovasi di setiap pembelajaran
HapusKurikulum merupakan program yang harus dilaksanakan oleh guru dan murid dalam proses belajar mengajar, guna mencapai tujuan-tujuan itu
BalasHapusGuru dan murid sebagai pelaksana dari kurikulum dalam mencapai tujuan pendidikan
HapusSetiap komponen dlm kurikulum harus saling berkaitan satu sama lain.Apa yang akan terjadi apabila salah satu komponen tersebut terganggu ?
BalasHapusJika salah satu komponen kurikulum terganggu Maka sistem kurikulumpun akan terganggu juga
Hapusterganggu dalam hal seperti apa ibu ? apakah kurikulum tidak jdi dibuat atau pada saat proses pembelajaran yang akan berantakan ?
HapusYg terganggu adalah proses dari penyelenggaraan pendidikan
HapusKomponen evaluasi guna dalam pengembangan model kurikulum sehingga mampu mengetahui tingkat keberhasilan suatu siswa dalam mencapai tujuannya.
BalasHapusDikomponen evaluasi inilah satuan pendidikan dapat melihat tingkat keberhasilan siswa sesuai dengan tujuan pendidikan yg sudah terencana dalam kurikulum
Hapusmengapa kurikulum dikatakan sebagai sistem?
BalasHapusKarena kurikulum memiliki tujuan yang satu dan memiliki komponen komponen yang saling berkaitan satu dengan yg lainnya seperti sistem
Hapuskomponen kurikulum harus sesuai dan berkaitan antara satu komponen dgn komponen yg lainnya...
BalasHapusKe 4 komponen dalam kurikulum tidak bisa di pisahkan karena merupakan satu kesatuan yg utuh
HapusDengan komponen yang memuat isi serta tujuan maka kurikulum dapat di buat secara sistematis
BalasHapuskomponen merupakan bagian yg integral dan fungsional yg tidak terpisahkan dari suatu sistem kurikulum. karena komponen itu sendiri mmpunyai peranan yg sangat penting dlam pembentukan sistem kurikulum.. pada dasarnya kurikulum memang benar sebagai pedoman dan acuan bagi kita tenaga pendidik, tetapi tetap tergantung kepada pelaksanaan kurikulum yg trjadi di lapangan dan kurikulum harus senantiasa di kembangkan dan di sempurnakan agar sesuai dengan laju perkembangan ilmu pengetahuan dan tekhnologi...
BalasHapusKomponen tujuan diarahkan untuk pencapaian tujuan pendidikan nasional
BalasHapusKurikulum terdiri dari komponen-komponen yang membentuknya, dan antara komponen yang satu dengan yang lain saling berkaitan dan membentuk satu kesatuan yang tidak bisa dipisahkan.
BalasHapusKurikulum dipandang sebagai sistem maksudnya kurikulum itu dipandang memiliki sejumlah komponen-komponen yang saling berhubungan, sebagai kesatuan yang bulat untuk mencapai tujuan. Untuk mencapai tujuan, kurikulum harus terbuka dengan komponen-komponen diluar sistem kependidikan itu sendiri.
BalasHapusKomponen evaluasi di gunakan untuk melihat berhasil atau tidak nya pembelajaran
BalasHapusDi komponen evaluasilah sebagai pengukur berhasil atau tidaknya suatu kurikulum
HapusKomponen merupakan satu system dari berbagai komponen yang saling berkaitan dan tidak bisa dipisahkan satu sama lainnya, sebab kalau satu komponen saja tidak ada maka tidak bisa berjalan sebagaimana mestinya.
BalasHapusJika satu komponen tidak ada maka bisa saja tujuan dari pendidikan tidak akan tercapai dengan maksimal
Hapuspada hakikatnya semua komponen itu saling berkaitan. sehingga tidak dapat dipisahkan satu sama lainnya
BalasHapusSemua komponen merupakan satu kesatuan yg utuh
BalasHapusKomponen memang merupakan kesatuan sistem, namun faktor guru sangat dominan saat membelajarkan siswanya dengan strategi yang tepat serta penilaian yang profesional .
BalasHapuskeren nih artikelnya
BalasHapuskandungan tolak angin