Minggu, 22 Oktober 2017

KURIKULUM DIPANDANG SEBAGAI SUATU SISTEM



KURIKULUM  DIPANDANG SEBAGAI
 SUATU SISTEM
A. Kurikulum
Nana Sudjana Tahun (2005: 3) Kurikulum merupakan niat dan harapan yang dituangkan kedalam bentuk rencana maupun program pendidikan yang dilaksanakan oleh para pendidik di sekolah. Kurikulum sebagai niat & rencana, sedangkan pelaksaannya adalah proses belajar mengajar. Yang terlibat didalam proses tersebut yaitu pendidik dan peserta didik.
Dalam banyak Literatur Kurikulum dapat dikatakan sebagai jantung pendidikan, artinya dalam setiap penyelenggaraan pembelajaran di sekolah harus berpedoman kepada kurikulum, karena dalam kurikulum memuat rencana, tujuan dan cara yang dapat dijadikan pedoman dalam satuan pendidikan tertentu guna untuk mencapai tujuan pendidikan.
Mengingat pentingnya kurikulum dalam pendidikan, maka penyusunan kurikulum tidak dapat dilakukan secara sembarangan. Penyusunan kurikulum membutuhkan landasan-landasan yang kuat, yang didasarkan pada hasil-hasil pemikiran dan penelitian yang mendalam.
B. Kurikulum sebagai suatu system
Indrajit (2001:2), Sistem adalah kumpulan-kumpulan dari komponen-komponen yang memiliki unsur keterkaitan antara satu dengan lainnya. Mengapa kurikulum dapat dikatakan sebagai suatu sistem? Karna kurikulum memiliki tujuan yang satu dan memiliki komponen-komponen yang saling berkaitan satu dengan yang lainnya seperti sistem. Sistem adalah suatu kesatuan sejumlah elemen (objek, manusia, kegiatan, informasi, dsb) yang terkait dalam proses atau struktur dan dianggap berfungsi sebagai satu kesatuan organisasi dalam mencapai satu tujuan.
C. Komponen Kurikulum
Kurikulum dipandang sebagai sistem maksudnya kurikulum itu dipandang memiliki sejumlah komponen-komponen yang saling berhubungan, sebagai kesatuan yang bulat untuk mencapai tujuan. Adapun komponen-komponen pengembangan kurikulum yaitu:
1.      Komponen Tujuan
Tujuan sebuah kurikulum pada dasarnya merupakan tujuan dari setiap program pendidikan yang akan diberikan kepada peserta didiknya. Dalam perspektif pendidikan nasional, tujuan pendidikan nasional dapat dilihat secara jelas dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistrm Pendidikan Nasional, bahwa : " Pendidikan nasional berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab".
2.      Komponen Materi
Kurikulum berisikan program yang harus dilakukan oleh pendidik dan memuat materi-materi yang harus dicapai oleh peserta didik dalam rangka mencapai tujuan.  Isi kurikulum  meliputi jenis-jenis bidang studi yang diajarkan dan isi program masing-masing bidang studi tersebut. Bidang-bidang studi tersebut disesuaikan dengan jenis, jenjang maupun jalur pendidikan yang ada.
3.      Komponen Strategi
Strategi dapat dikatakan sebagai pendekatan dan metode serta peralatan mengajar yang digunakan dalam pengajaran. Tetapi pada hakikatnya strategi pengajaran tidak hanya terbatas pada hal itu saja. Strategi pelaksanaan kurikulum berhubungan dengan bagaimana kurikulum itu dilaksanakan disekolah. Untuk mencapai peserta didik yang kritis, kreatif, kolaboratif dan Comunication maka peran pendidik sebagai fasilitator haruslah memberikan ruang yang sebesar-besarnya kepada peserta didik untuk belajar dengan kondisi yang menyenangkan dan mampu berkreatif dan berinovasi dalam setiap pembelajaran yang dilakukan. Komponen strategi pelaksanaan kurikulum meliputi pengajaran, penilaian, bimbingan dan penyuluhan dan pengaturan kegiatan sekolah.
4.      Komponen Evaluasi kurikulum
Fungsi evaluasi kurikulum untuk melihat efektifitas pencapaian tujuan. Dalam konteks kurikulum evaluasi dapat berfungsi untuk mengetahui apakah tujuan yang telah ditetapkan telah terealisasi dengan optimal atau belum, juga digunakan sebagai umpan balik dalam perbaikan strategi yang ditetapkan. Evaluasi merupakan salah satu komponen kurikulum, dengan evaluasi dapat diperoleh informasi yang akurat tentang penyelenggaraan pembelajaran, Tingkat keberhasilah siswa, guru dan proses pembelajaran itu sendiri.
 Berdasarkan hasil evaluasi dapat dibuat untuk mengambil keputusan  dalam  pembelajaran, mendeteksi dan mencari solusi dalam memecahkan kesulitan dan upaya bimbingan yang diperlukan. Di samping itu penilaian terhadap kurikulum dimaksudkan juga sebagai feedback terhadap tujuan, materi, metode dan sarana dalam rangka membina dan memperkembangkan kurikulum lebih lanjut.

D. Kesimpulan
Dengan demikian, kurikulum sebagai suatu sistem merupakan satu kesatuan yang utuh, dengan bagian-bagiannya yang bersinergi satu sama lain. Oleh karena itu kurikulum dapat diartikan sebagai satu kesatuan utuh yang didalamnya terdiri dari komponen yang saling terkait. Keterkaitan komponen tersebut sangat mendukung proses kerjanya kurikulum sebagai sebuah sistem.

           
DAFTAR PUSTAKA
Depdiknas.2003. Undang-undang RI Nomor 20 Tahun 2003, tentang Sistem
            Pendidikan Nasional
Indrajit, 2001. Analisis dan Perancangan Sistem Berorientasi Objek. Bandung:
            Informatika
Nana Sudjana, 2005. Pembinaan dan Pengembangan Kurikulum di sekolah
 Bandung: Sinar Baru Algensido

45 komentar:

  1. Sistem merupakan suatu gabungan dari komponen dan elemen yang memiliki keterkaitan satu sama lain yang tidak dapat dipisahkan untuk menghasilkan tujuan atau sasaran yang sama.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, semua komponen harus saling keterkaitan dan selaras dalam mencapai tujuan yang sama

      Hapus
  2. Berarti Kurikulum itu adalah merupakan satu kesatuan yang utuh dan saling berhubungan satu bagian dengan bagian lainnya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Benar, komponen dalam kurikulum harus berkaitan dan mendukung sehingga tujuan pendidikan yg terencana dalam suatu kurikulum dapat terealisasi dengan optimal

      Hapus
  3. Iya bu sebab 4komponen kurikulm tdaklh bsa d pisah-pisahkan antara satu dg yg lainnya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ke 4 komponen itu saling keterkaitan yg membuat kurikulum menjadi satu kesatuan yg utuh

      Hapus
  4. Benar bu. Karena Kurikulum itu Jembatan bagi Para Guru dalam pencapaian Kompetensi

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dengan demikian guru harus memahami fungsi kurikulum sebagai rencana yg memuat 4 komponen dalam pencapaian kompetensi dan tujuan pendidikan

      Hapus
  5. Benar bu. Karena Kurikulum itu Jembatan bagi Para Guru dalam pencapaian Kompetensi

    BalasHapus
  6. Benar karena Kurikulum itu Jembatan dalam memberikan gambaran kepada Para guru tentang sebuah Sistem yang akan menuju kepada pencapaian Kompetensi

    BalasHapus
  7. Benar karena Kurikulum itu Jembatan dalam memberikan gambaran kepada Para guru tentang sebuah Sistem yang akan menuju kepada pencapaian Kompetensi

    BalasHapus
  8. Kurikulum memunculkan terjadinya keragaman dalam mengorganisasikan kurikulum tsb

    BalasHapus
  9. Benar sekali, kurikulum dapat diartikan sebagai satu kesatuan utuh yang didalamnya terdiri dari komponen yang saling terkait. Keterkaitan komponen tersebut sangat mendukung proses kerjanya kurikulum maka dari itu komponen juga sangat penting dalam proses kegiatan 😊

    BalasHapus
  10. Terus berinovasi,, agar kurikulum trs berkembang,,,

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ok..marilah kita menjadi pendidik yg mampu menciptakan inovasi di setiap penyelenggaraan pembelajaran agar kurikulum dapat berkembang

      Hapus
  11. Terus berinovasi,, agar kurikulum trs berkembang,,,

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya untuk menciptakan generasi emas 2045 yg kreatif, inovatif dan berkarakter optimal maka pengajar nya juga harus lebih mampu melakukan inovasi di setiap pembelajaran

      Hapus
  12. Kurikulum merupakan program yang harus dilaksanakan oleh guru dan murid dalam proses belajar mengajar, guna mencapai tujuan-tujuan itu

    BalasHapus
    Balasan
    1. Guru dan murid sebagai pelaksana dari kurikulum dalam mencapai tujuan pendidikan

      Hapus
  13. Setiap komponen dlm kurikulum harus saling berkaitan satu sama lain.Apa yang akan terjadi apabila salah satu komponen tersebut terganggu ?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Jika salah satu komponen kurikulum terganggu Maka sistem kurikulumpun akan terganggu juga

      Hapus
    2. terganggu dalam hal seperti apa ibu ? apakah kurikulum tidak jdi dibuat atau pada saat proses pembelajaran yang akan berantakan ?

      Hapus
    3. Yg terganggu adalah proses dari penyelenggaraan pendidikan

      Hapus
  14. Komponen evaluasi guna dalam pengembangan model kurikulum sehingga mampu mengetahui tingkat keberhasilan suatu siswa dalam mencapai tujuannya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dikomponen evaluasi inilah satuan pendidikan dapat melihat tingkat keberhasilan siswa sesuai dengan tujuan pendidikan yg sudah terencana dalam kurikulum

      Hapus
  15. mengapa kurikulum dikatakan sebagai sistem?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Karena kurikulum memiliki tujuan yang satu dan memiliki komponen komponen yang saling berkaitan satu dengan yg lainnya seperti sistem

      Hapus
  16. komponen kurikulum harus sesuai dan berkaitan antara satu komponen dgn komponen yg lainnya...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ke 4 komponen dalam kurikulum tidak bisa di pisahkan karena merupakan satu kesatuan yg utuh

      Hapus
  17. Dengan komponen yang memuat isi serta tujuan maka kurikulum dapat di buat secara sistematis

    BalasHapus
  18. komponen merupakan bagian yg integral dan fungsional yg tidak terpisahkan dari suatu sistem kurikulum. karena komponen itu sendiri mmpunyai peranan yg sangat penting dlam pembentukan sistem kurikulum.. pada dasarnya kurikulum memang benar sebagai pedoman dan acuan bagi kita tenaga pendidik, tetapi tetap tergantung kepada pelaksanaan kurikulum yg trjadi di lapangan dan kurikulum harus senantiasa di kembangkan dan di sempurnakan agar sesuai dengan laju perkembangan ilmu pengetahuan dan tekhnologi...

    BalasHapus
  19. Komponen tujuan diarahkan untuk pencapaian tujuan pendidikan nasional

    BalasHapus
  20. Kurikulum terdiri dari komponen-komponen yang membentuknya, dan antara komponen yang satu dengan yang lain saling berkaitan dan membentuk satu kesatuan yang tidak bisa dipisahkan.

    BalasHapus
  21. Kurikulum dipandang sebagai sistem maksudnya kurikulum itu dipandang memiliki sejumlah komponen-komponen yang saling berhubungan, sebagai kesatuan yang bulat untuk mencapai tujuan. Untuk mencapai tujuan, kurikulum harus terbuka dengan komponen-komponen diluar sistem kependidikan itu sendiri.

    BalasHapus
  22. Komponen evaluasi di gunakan untuk melihat berhasil atau tidak nya pembelajaran

    BalasHapus
    Balasan
    1. Di komponen evaluasilah sebagai pengukur berhasil atau tidaknya suatu kurikulum

      Hapus
  23. Komponen merupakan satu system dari berbagai komponen yang saling berkaitan dan tidak bisa dipisahkan satu sama lainnya, sebab kalau satu komponen saja tidak ada maka tidak bisa berjalan sebagaimana mestinya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Jika satu komponen tidak ada maka bisa saja tujuan dari pendidikan tidak akan tercapai dengan maksimal

      Hapus
  24. pada hakikatnya semua komponen itu saling berkaitan. sehingga tidak dapat dipisahkan satu sama lainnya

    BalasHapus
  25. Semua komponen merupakan satu kesatuan yg utuh

    BalasHapus
  26. Komponen memang merupakan kesatuan sistem, namun faktor guru sangat dominan saat membelajarkan siswanya dengan strategi yang tepat serta penilaian yang profesional .

    BalasHapus